"Fans Page"

Cari Artikel
SOLUSI IKLAN ANDA FORUM IKLAN ONLINE TERBAIK DI SUMATERA UTARA picasion.com 1Z5Z8
Forum IKLAN ONLINE NO 1 Di Prov SUMUT***

Klasifikasi Hewan Capung

Posted by - Hiskia Sianipar

Klasifikasi Capung

 n ame   title

Klasifikasi Capung
Capung atau sibar-sibar dan Capung Jarum adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah papatong(Sd.), kinjeng (Jw.), coblang (Jw.), kasasiur (bjn), tjapung
Capung (subordo Anisoptera) relatif mudah dibedakan dari capung jarum (subordo Zygoptera). Capung umumnya bertubuh relatif besar dan hinggap dengan sayap terbuka atau terbentang ke samping. Sedangkan capung jarum umumnya bertubuh kecil (meskipun ada beberapa jenis yang agak besar), memiliki abdomen yang kurus ramping mirip jarum, dan hinggap dengan sayap-sayap tertutup, tegak menyatu di atas punggungnya.
Habitat dan Kebiasaan
Capung hidup di dekat rawa atau sungai , dan dapat ditemukan hampir seluruh dunia. Umumnya bertubuh besar dengan sayap terbuka ke samping. Panjang capung bisa mencapai 12 cm, namun capung jarum berukuran lebih kecil dengan sayap tertutup ketika hinggap dan memilikiabdomen lebih ramping.
Capung dewasa dapat hidup sampai sekitar satu bulan dan semua capung mati pada saat musim gugur. Dua mata capung yang sangat besar mengandung 30.000 pacet pada setiap matanya. Capung jantan dan capung betina terbang bersama pada saat kawin. Capung betina bertelur sampai 600 butir yang diletakkan di atas tumbuhan air. Capung sering dianggap membantu manusia karena sering memangsa serangga pengganggu seperti ngengat dan walangsangit.
Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl. Beberapa jenisnya, umumnya jenis capung, merupakan penerbang yang kuat dan luas wilayah jelajahnya. Beberapa jenis yang lain memiliki habitat yang spesifik dan wilayah hidup yang sempit. Capung jarum biasanya terbang dengan lemah, dan jarang menjelajah jauh.
Siklus hidup capung, dari telur hingga mati setelah dewasa, bervariasi antara enam bulan hingga maksimal enam atau tujuh tahun. Capung meletakkan telurnya pada tetumbuhan yang berada di air. Ada jenis yang senang dengan air menggenang, namun ada pula jenis yang senang menaruh telurnya di air yang agak deras. Setelah menetas,tempayak (larva) capung hidup dan berkembang di dasar perairan, mengalami metamorfosis menjadi nimfa, dan akhirnya keluar dari air sebagai capung dewasa.
Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk nimfa, di bawah permukaan air, dengan menggunakan insang internal untuk bernapas. Tempayak dan nimfa capung hidup sebagai hewan karnivora yang ganas. Nimfa capung yang berukuran besar bahkan dapat memburu dan memangsa berudu dan anak ikan. Setelah dewasa, capung hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan.

Klasifikasi Capung
Kingdom                              :     Animalia
Sub kingdom                        :     Invertebrata
Filum                                    :     Arthropoda
Kelas                                    :     Insecta
Ordo                                     :     Neuroptera
Familia                                 :     Aeschnidae
Genus                                   :     Anax
Spesies                                 :     Anax imperator

Join us:

Enjoy this article? Get Free Updates

0 komentar :

Solusi Iklan Anda* Klik Photo

Solusi Iklan Anda* Klik Photo
Forum Iklan Online No1 Di Sumatera Utara