"Fans Page"

Cari Artikel
SOLUSI IKLAN ANDA FORUM IKLAN ONLINE TERBAIK DI SUMATERA UTARA picasion.com 1Z5Z8
Forum IKLAN ONLINE NO 1 Di Prov SUMUT***

Sifat Dasar Kimia Bensin

Posted by - Hiskia Sianipar

Sifat Kimia Bensin

 n ame   title

Sifat Kimia Bensin
Bensin atau solar merupakan bahan bakar tak terbarukan yang terbuat dari minyak bumi. Terbentuk dari sisa-sisa tanaman dan binatang (diatom) yang hidup ratusan juta yang disebut fosil. Sisa-sisa jasad renik inilah yang kemudian ditutupi dengan lapisan sedimen dari waktu ke waktu.
Dengan tekanan ekstrim dan suhu tinggi selama jutaan tahun, sisa organisme ini akan menjadi campuran hidrokarbon cair (senyawa kimia organik dari hidrogen dan karbon) yang kita sebut sebagai minyak mentah. Kilang memecah hidrokarbon ini menjadi produk yang berbeda. Pemilahan produknya ini termasuk diantaranya bensin, solar, residu, dan produk sejenis.
Karena dari fosil bumi maka jumlahnya lama kelamaan menipis otomatis harganya pun dari waktu kewaktu kian melambung tinggi. Apalagi yang disebut Bensin atau solar yang berkualitas tinggi, kelak harganya selangit dan kita berat menjangkaunya.Saat ini saja sudah tembus pada kisaran harga 9500 sampai 12000.
Sebagaimana sifat kimiawi tetap dari bensin atau solar itu sendiri bahwa pada saat bensin atau solar meninggalkan kilang minyak ( Refinery ) maka bensin atau solar tersebut mengalami perubahan, yaitu penurunan ( degradasi ) kualitas dan kehilangan energy potensialnya – yang disebabkan oleh proses oksidasi dan pertumbuhan mikroorganisme.
Pada awalnya bensin atau solar yang terdegradasi tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Dengan masa penyimpanan yang lama dan pengaruh lingkungan maka bensin atau solar akan berubah menjadi semacam pernis yang mengental. Bensin atau solar yang kualitasnya turun ini positif menimbulkan masalah serius pada kendaraan.

Jenis Bensin dan Oktan di Indonesia
  • Premium, produksi Pertamina yang memiliki Oktan 88
  • Pertamax, produksi Pertamina yang memiliki Oktan 92.
  • Pertamax Plus, produksi Pertamina yang memiliki Oktan 95.
  • Pertamax Racing, produksi Pertamina yang memiliki Oktan 100.
  • Primax 92, produksi Petronas yang memiliki Oktan 92.
  • Primax 95, produksi Petronas yang memiliki Oktan 95.
  • Super 92, produksi Shell yang memiliki Oktan 92.
  • Super Extra 95, produksi Shell yang memiliki Oktan 95.
Bensin dapat dibuat dengan beberapa cara, antara lain yaitu :
  1. Penyulingan langsung dari minyak bumi (bensin straight run), dimana kualitasnya tergantung pada susunan kimia dari bahan-bahan dasar. Bila mengandung banyak aromatik-aromatik dan napthen-naphten akan menghasilkan bensin yang tidak mengetok (anti knocking).
  2. Merengkah (cracking) dari hasil-hasil minyak bumi berat, misalnya dari minyak gas dan residu.
  3. Merengkah (retor ming) bensin berat dari kualitas yang kurang baik.
  4. Sintesis dari zat-zat berkarbon rendah.

Bensin biasanya digunakan sebagai :
  1. Bahan bakar motor
Sebagai bahan bakar motor ada beberapa sifat yang diperhatikan untuk menentukan baik atau tidaknya bensin tersebut.
Gangguan yang disebabkan oleh adanya gelembung-gelembung gas didalam karburator dari sebuah motor yang disebabkan oleh adanya kadar yang terlalu tinggi dari fraksi-fraksi yang sangat ringan dalam bensin. Hal ini terutama disebabkan oleh terlalu banyaknya propana dan butana yang berasal dari bensin. Gelembung gelembung gas yang terdapat dalam keadaan tertentu dapat menutup lubang-lubang perecik yang sempit dan pengisian bensin akan terhenti.
  • Kecendrungan mengetok (knocking)
Ketika rasio tekanan dari motor relatif tinggi, pembakaran bisa menyebabkan peletusan (peledakan) didalam silinder, sehingga :
- Timbulnya kebisingan knock
- Kekuatan berkurang
- Menyebabkan kerusakan mesin
Hidrokarbon rantai bercabang dan aromatik sangat mengurangi kecendrungan dari bahan bakar yang menyebabkan knocking, misalnya 2,2,4 -trimetil pentana (iso-oktan) adalah anti knock fuels. Harga yang tinggi dari bilangan oktan mengakibatkan makin baik melawan knocking. Mesin automibil modern memerlukan bahan bakar dengan bilangan oktan antara 90 dan 140, semakin tinggi rasio penekanan (compression) maka diperlukan bilangan oktan yang tinggi pula. Bilangan oktan dapat dinaikkan dengan menambahkan beberapa substansi, antara lain fefraefyl lead (TEL) dan feframefyl lead (l-MI) yang ditambahkan dalam bensin dengan kuantitas yang kecil karena dikuatirkan apabila ditambahkan terlalu banyak efek timah bagi lingkungan. TEL (Pb(C2Hs)4) dibuat dari campuran timah hitam dengan natrium dan eti!klorida, reaksinya :
Pb + 4Na + 4C2H5Cl -> Pb(C2H5)4 + 4 NaCl
  • Keadaan “damar” dan stabilitas penyimpanan
Damar dapat terbentuk karena adanya alkena-alkena yang mempunyai satu ikatan ganda sehingga berpotensi untuk berpolirherisasi membentuk molekulmolekul yang lebih besar. Pembentukan damar ini dipercepat oleh adanya zat asam di udara, seperti peroksiden. Kerugian yang disebabkan oleh pembentukan damar ini antara lain :
  • Bahan ini dapat menempel pada beberapa tempat dalam motor, antara lain saluran- saluran gas dan pada kutub yang dapat mengakibatkan kerusakan pada motor.
  • Menurunkan bilangan oktan karena hilangnya alkena-alkena dari bensin.
Pembentukan damar dapat dicegah dengan penambahan senyawa-senyawa dari tipe poliphenol dan aminophenol, seperti hidroquinon dan p-aminophen.
Jika dalam bensin terdapat prosentasi yang tinggi dari aromatik-aromatik tertentu maka pada waktu pendinginan, aromatik itu akan mengkristal dari mengakibatkan tertutupnya lubang-lubang alai penyemprotan dalam karburator. Titik beku ini terutama dipengaruhi oleh benzen (titik beku benzen murni ± 5ºC).
  • Kadar belerang
Kerugian yang disebabkan bila kadar belerang terlalu tinggi, adalah :
- Memberikan bau yang tidak enak dari gas-gas yang dihasilkan.
- Mengakibatkan korosi dari bagian-bagi



Join Us :

Enjoy this article? Get Free Updates

0 komentar :

Solusi Iklan Anda* Klik Photo

Solusi Iklan Anda* Klik Photo
Forum Iklan Online No1 Di Sumatera Utara